welcome to my blog

Tampilkan postingan dengan label Puisi Qu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Qu. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Januari 2011

Traitor.

I smile when you're always there
in tears when I menitikan you always present with me
You are always faithful to fill your heart and my day
you always gave me a sad smile on my time

coy ...
why are you kencingi this peace ...?
Where does the word "peace" that you carved in my heart.

Brow ...
something to the friendship which we live
if you stab me from behind.
Words begin to rot,
your heart feels stale and your smile is my grief.

Your smile just makes my heart hurt,
you're not my friend,
and you are a traitor.

Selasa, 18 Januari 2011

Kepergianmu


wpeAC.jpg (7186 bytes)

Air matamu mengiris hatiku halus
kuusapkan telapak tanganku ke wajahmu yang pucat
terlihat ketakutan kehilangan akan nafasmu
nafasmu yang mengalir dalam nafasku

Kubelai rambutmu dengan kelembutan angin malam
terasa getaran menyatu diujung jari-jari
tak kuasa menahan gejolak kasih
limpahan nuansa kejora malam yang tak bertepi

Tak akan kutinggalkan hatimu yang manangis pilu
telah terpatri janji pada kedalaman nurani
akan ikut menyatu kegalauan kasih dalam derita
meski kekuatan malam hendak
meragas
 Karya Ida at DeKalb

Kepada Seorang Ayah yang berbahagia,


Kubayangkan butir air mata memenuhi pelupuk matamu
saat kau membacakan baris-baris kasih sayang
kepada buah hatimu
Kusapa, ada beberapa butir air mata menggantung di sukmaku
hendak menyeruak ke dunia menemani keharuanmu

Tak ada yang dapat kuucapkan hari ini
seperti hari kemarin, aku hanya bisa membisu
coba kutulis beberapa kata ungkapan kehormatan
kepadamu yang kini duduk menyaksikan ilham Allah
merasuki tulang-tulang tuamu.

Adakah aku akan melihat orang tuaku
sebahagia lantunan nyanyian hatimu
yang hendak menempuh tahap tertinggi kodrat manusia?
aku merenung menggores bayangan butiran air matamu
yang terdorong keluar oleh kebahagiaan
aku berusaha menutupi jalan untuk air mataku
yang tak sanggup menahan keharuan
menuntut jalan keluar,
mungkin hendak berteman dengan air matamu

DeKalb, June 10, 1999

Selasa, 11 Januari 2011

Semua hanya untukmu

Kan ku hapus semua resah dan gelisah yang kau rasa.
Kuingin menyentuh hatimu
Agar kaw bisa merasakan detak jantung ku
yang penuh dengan cinta dan 
Harapan untuk Mu...

Tentang Cinta

Cinta memang indah tetapi,
Cinta tidak selamanya indah
dan Cinta terkadang penuh dengan deraian air mata.

Penyesalanku

Engkau mengandungku
Engkau melahirkanku
Engkau merawatku dan
Engkau membesarkanku

Ibu...
Saat aku bayi engkau merawatku dengan penuh kasih sayang mu
dengan penuh kelembutanmu
Saatku berusia 10 tahun engkau mengajarkanku beribadah kepada Allah tetapi, aku seolah-olah tidak mendengarkanmu.

Saat ku menginjak usia 15 tahun engkau emanggilku untuk membantumu tetapi, aku malah pergi dan menghindar agar ibu tidak menyuruhku bekerja.
Saat ku berusia 19 tahun engkau membayar semua kuliah ku sehingga aku mendapat gelar sarjana
ketika engau tidak punya uang dan ingin membayar utang tapi, aku tidak menghiraukannya,,,"cari uan itu susah buuu,,"
Saat aku berusia 25 tahun engkau mengurus ku sampai ke pernikahanku yang justru membuatku pergi meninggalkanmu dari rumah.

Dan keika engkau mulai menjerit kesakitan,
saat engkau mulai membutuhkanku tetapi aku malah mengatakan "aku sibuk buuu,,aku banyak urusan di kantor"

Saat engkau menghembuskan nafas terakhirmu dan datanglah orang yang memanggilku karena ibuku telah meninggal. pada saat itulah aku baru menyadari semuanya bahwa engkautelahtiada untuk slama-lamanya.
Aku hanya bisa menitikan air mata penyesalan yang tidak berguna.
aku tidak sempat membahagiakanmu, aku tidak sempat membalas semua jasa yang engkau berikan padaku. kini tinggallah penyesalan yang ku rasakan.. 
Aku adalah anak yang berdosa terhadap ibuku..